93. Melihat yang Tak Semestinya

1383 Kata

Sudah sejak kejadian malam di mana Starla hampir diperko-sa yang menyebabkan Erik salah paham, Starla terus mengirim pesan pada Erik untuk membicarakan yang sebenarnya terjadi. Biasanya Starla mengirim pesan malam sebelum ia tidur. Tak peduli hati dan fisiknya disakiti Erik berkali-kali—bahkan memar-memar di tangan, kaki dan perut masih terlihat jelas karena Erik yang selalu mengikatnya tiap malam dengan kencang dan mencambuknya sebelum menyetubuhinya dengan paksa—Starla tetap keras kepala mengiriminya pesan. Biasanya Erik hanya akan membacanya tanpa membalas. Lalu besok di malam hari ia akan datang, Starla ingin berbicara tapi pria itu sudah langsung menyeretnya ke red room. Bermain sepuasnya dengan tubuh Starla lalu meninggalkannya begitu saja. Starla tidak pernah putus asa. Meski ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN