Julian menangkap firasat yang tidak ingin dipercayai. Mereka baru saja membahas George. George ditemukan tewas beberapa menit sebelum mereka datang. Julian menebak, pelakunya pasti salah satu dari tamu – tamu di rumahnya. Dia lalu menghubungi salah satu anak buahnya yang berada di rumah, guna memastikan keselamatan Zein. Julian merasa lega setelah mendengar Zein dalam kondisi baik. “Apa kamu baik – baik saja dengan membiarkan Helena bersama detektif itu?” Dom menyandarkan tubuhnya di mobil, sementara pandangannya mengarah pada Helena dan detektif yang sedang berbincang di dekat ayunan. “Helena bisa mengatasinya. Di antara kita, hanya dia yang bisa berkomunikasi dengan mereka. Dia juga yang paling mengenal George. Bukankah bagus jika kita tidak ikut campur?” Julian menyalakan rokoknya.

