Zein mendatangi tempat servis kamera. Lokasinya tak jauh dari kampus. Zein hanya butuh beberapa menit untuk pergi ke sana dengan berjalan kaki. Kios itu tidak cukup besar. Terdapat beberapa poto pemandangan Kota Stuttgart dan model yang terpajang di depan pintu. Setelah melewati pintu, terdapat pigura beraneka ragam ukuran dan model yang ditata di etalase, sebagian menempel di dinding. Ada pula beberapa kamera tergeletak di meja. Pun berbagai macam elemen yang menyusun benda itu. Seorang pria dengan kacamata tebal dan uban yang dibiarkan mewarnai bagian depan rambutnya duduk di meja. Usianya hampir setengah abad. Namun, tubuh pria itu masih layak untuk disandingkan dengan model. Dia memiliki otot – otot besar di lengannya. Pundaknya lebar. Garis wajah yang tegas. Dia adalah Malik, pemil

