Dave meregangkan otonya dan menggoyangkan kepalanya, pagi sekali ia pergi untuk membeli sarapan dan ia terpaksa harus sarapan bersama Villia. Dave terkejut dan membulatkan mata ketika melihat Clarissa tengah menolehnya saat ini. Seperti hantu wanita yang datang diam-diam dan mengganggu dirinya. Ah konyol memang. Dave mencoba tenang, ia tersenyum dan duduk disebelah Clarissa. “Clar, kamu sudah lama?” tanya Dave. “Kamu darimana pergi pagi sekali?” tanya Clarissa. “Aku pergi mencari sarapan,” jawab Dave. “Terus kamu sudah sarapan?” “Sudah,” angguk Dave. “Aku baru saja membawakanmu makanan yang di masak koki di rumah,” kata Clarissa menunjuk kantong kertas yang kini bertengger di dekatnya. “Wah. Sayang sekali aku tidak bisa memakannya. Aku sudah kenyang.” “Bukankah aku menyuruhmu untu

