83. Penyelamat

1095 Kata

“Villia, kita mau naik apa sekarang? Sudah hampir tiga jam kita menunggu,” tanya Isabela. “Tidak ada mobil atau apa pun yang lewat. Ini baru benar-benar liburan.” “Kita tunggu saja,” jawab Villia. “Kamu terlihat santai,” geleng Isabela. Sementara Tridy dengan ketiga kopernya itu duduk dan bertengger, Tridy mengantuk sekali, apalagi hari sudah malam, mereka sudah jauh berjalan meninggalkan vila, sementara teman-temannya menetap di sana karena Amrie yang menyuruh mereka. Di tempat ini memang sulit untuk mendapatkan tumpangan, yang namanya pegunungan sulit sekali mendapatkan akses. “Kita sudah jauh dari vila, tapi tidak ada satupun mobil yang lewat.” Isabela menggelengkan kepala. “Ini lah yang aku maksud, jangan membawa terlalu banyak barang. Kamu pasti akan sedih kalau dua kopermu ditar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN