¨ “Sayang? Maaf,” cicit Auliana berucap sambil menatap ke atas melihat langit-langit kamar hotel tempat mereka menginap. “Hmm,” dehem Haxel membalas permintaan maaf Auliana yang terdengar sangat pelan itu. “Maafkan aku juga,” seru Haxel kemudian, dia berbalik menatap Auliana yang berbaring di sampingnya. “Sebenarnya aku memang mencintaimu, sangat. Kamu adalah cinta pertamaku dan sampai saat ini perasaan itu masih ada. Tapi setelah aku bertemu dengan Naami, cinta kita yang lama harus aku gadaikan untuk sebuah cinta baru saat bertemu dengan Naami. Maafkan aku karena telah mengecewakan cinta pertama kita,” tutur Haxel sambil menatap Auliana yang kini juga turut menatapnya. Menit berikutnya Auliana memajukan wajahnya agar lebih dekat dengan Haxel. Lalu kemudian dia menempelkan bibirn

