Naami; Saudara

1172 Kata

¨        Naami melihat punggung Along pergi dari balkon, masuk ke dalam kamar dan menghilang di telan pintu kamar. Tinggallah Keponakannya, Jean. “Hmm?” dehem Naami menarik perhatian Jean. Jean menoleh melihat Naami dengan tatapan datar. “Kenapa?” tanyanya pada Naami. “Ndak pergi kau?” tanya Naami. “Dih ngusir pula dia,” protes Jean tidak terima. “Siapa yang ngusir, cuma tanya pun macam tak boleh aja,” balas Naami memprotes. Jean malah duduk di kursi kayu satunya, sedangkan Naami menatap lekat melihat apa yang dilakukan oleh keponakannya itu. “Apa tatap-tatap? Nanti suka, capek aku bediri, dari tadi pagi disuruh-suruh padahal baru pulang kampus,” keluh Jean. “Kau mau disuruh-suruh,” komentar Naami. “Bah macam mana mau nolak, Uma yang suruh!” protes Jean lagi. Naami ingin tertawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN