Rencana Buruk'

1131 Kata

¨        Haxel berdiri sambil menatap langit dari balik pintu kaca kamar hotel tempat mereka menginap. “Haxel?” panggil Auliana dengan suara pelan. Pasalnya dari tadi Haxel hanya diam dan tidak menjawab pertanyaannya. Dia butuh jawaban dan dia butuh kepastian langsung dari Haxel. Haxel berbalik dan langsung menatap Auliana yang berdiri di belakangnya. Wajah pucat Auliana yang tadi pagi menghabiskan seri wajah itu, kini sudah berangsur menjadi berwarna kembali. “Bukankah Mama sudah berkata kita akan menikah? Mama tampaknya senang mendengar kamu hamil, jadi apa lagi yang kamu khawatirkan?” ucap Haxel sembari bertanya balik pada Auliana. Auliana mendekat dan berdiri di samping Haxel menatap kearah luar pintu dan sejauh mata menadang ada lautan luas yang berujung garis horizontal, itu ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN