Bab 19: Tiara Semakin Emosi

1097 Kata

"Aku ikut." Aku menoleh ke arah suara. Dua ransel berukuran sedang milikku telah kuangkat keluar. Tak jauh dari tempatku berdiri, terlihat pemandangan yang membuat panas hati. Masih pagi, tapi sudah bikin naik tensi. Apalagi kalau bukan Tiara serta Hadi. Wanita itu memeluk Hadi dari arah belakang. Sementara Hadi berdiri menghadap ke arahku. Asem! Seolah tak mendengar obrolan mereka. Aku berpura-pura sibuk memainkan ponsel di teras. Sengaja kupilih bangku yang agak menjorok ke dalam, agar mataku bisa terlindungi dari kemesraan yang tak kira-kira itu. "Lho. Kenapa tiba-tiba berubah pikiran?" Suara Hadi terdengar kemudian. "Keberatan kalau aku mau ikut?" "Bukan keberatan, Sayang. Aku malah senang kalau kamu ikut. Hanya di sana nanti kamu tau, kan, jika orang tua serta mertuaku juga ikut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN