"Bisa kan hari ini kamu tinggal?" "Iya?" Ayah Rania mencoba menahan putrinya yang hendak pulang ketika mobil Rania tiba-tiba saja mogok. Rania tidak mengerti karena apa tapi kendaraan yang ia miliki sejak empat tahun lalu itu mendadak tidak mau menyala hingga ia harus menelepon montir untuk memperbaikinya saat itu juga. "Pekerjaan Rania banyak Pa." Ayah Rania tidak menjawabnya lagi, pria itu duduk di kursinya sambil membaca koran. Sebetulnya Rania bisa saja menitipkan pekerjaan pada Rachel dan Disty namun yang lebih membuat Rania tidak ingin tinggal adalah suasana rumah itu sendiri, belum lagi ketika Indira pulang nanti Rania sudah bisa menebak akan jadi pembicaraan seperti apa di keluarga tersebut. "Pa." Suara manis Indira terdengar dari kejauhan, gadis itu berlari kecil mendekat pad

