"San, beberapa klien batalin kontraknya." Vino tampak terpukul dengan hal yang pertama kali menimpa keduanya ini. Pria itu bahkan mengacak rambutnya yang selalu tertata rapih berulang kali hingga Sany merasa kasihan pada sahabatnya itu padahal dalam hal ini, Sany lah yang paling banyak menerima hujatan. Sany mungkin telat datang ke lokasi atau ia mengomel karena satu dan lain hal bahkan bertengkar dengan model lain tapi pekerjaan terus mengalir padanya. "Its okay." Jawabnya sambil melempar topinya ke atas tempat tidur disusul dengan tubuhnya sendiri. Sany terdiam dengan kepalanya yang berada di tepi ranjang dan sedikit menengadah, ia bahkan melebarkan kedua tangannya ke samping dan membiarkan posisinya begitu untuk beberapa saat. "Kamu baik-baik aja." Kata-kata Dave ternyata magic, ia

