42. Rencana pertemuan untuk Pak Chandra dan Reymond. Reymond sudah di pindahkan ke ruang perawatan. Namun, kondisinya masih tidak sadar karena pengaruh obat bius. Di sebuah ruangan VIP Reymond dirawat. Ruang rawatnya begitu luas ada satu ranjang pasien, satu sofa panjang untuk penunggu pasien, ada TV, lemari baju pasien, kulkas, dan satu set sofa untuk para penengok pasien. Di kamar itu ada Arlyn yang sedang duduk mengamati Reymond yang sedang merebah dengan posisi miring, bekas luka di bagian kepala sebelah kanannya berada di atas. Pria itu masih diam saja, hanya nafasnya yang terdengar. Selang infus masih terpasang di tangan kirinya. Reymond baru saja mendapatkan beberapa luka jahitan di kepalanya. Obat bius masih bekerja, sehingga pria itu belum tersadar juga. “Kakak ipar,” sapa Ju

