Part 14 Reymond memandangi wajah istrinya. Terlihat Arlyn yang pasrah, dan pucat. “Arlyn, Kamu akan tetap di sini atau makan bersamaku, ada menu makanan enak di dekat pantai aku rasa, Kamu akan menyukainya,” bujuk Reymond. Ia duduk di samping Arlyn, tangannya terulur Sangat berharap sang istri akan menerima tawarannya. “Aku ingin tidur, makanlah sendiri!” jawab Arlyn acuh. Enggan, rasa marah menciptakan jarak di antara keduanya. Ia tak membalas tatapan mata suaminya. Begitu pun uluran tangan Reymond yang ia biarkan saja. Memilih mengganti posisi rebahnya dengan membelakangi pria yang ada di sampingnya itu. “Baiklah aku ingin pergi makan, sendiri,” kata Reymond, dengan nada datar. Membuktikan bahwa kehadiran Arlyn tidak terlalu berarti baginya. Pria itu tidak memaksa, tahu betul

