R 5.5

2073 Kata

Saat perjalanan pulang itu, Agatha mengeluh bahwa perutnya sudah keroncongan minta diisi. Pasalnya tadi pagi ia belum sempat makan berat. "Lo lagi menyiksa diri apa gimana?" tanya Verrel yang jadi kesal sekaligus khawatir. Padahal Verrel sendiri bahkan belum mengisi perutnya dengan apapun. Agatha membalas, "Ya makanya, gue pengen makan sekarang. Mampir ke mana gitu kek." Arthur membelokkan mobilnya ke sebuah gerai makanan cepat saji. Ia berujar, "Makan ini aja nggak apa-apa, kan? Cuma ini yang kita lewati. Kalau mau cari-cari lagi, itu akan memakan waktu." Agatha mengangguk bersemangat. Ia juga suka dengan pilihan Arthur untuk mampir ke gerai itu. Malahan itu salah satu gerai andalan Agatha. "Pilihan lo nggak pernah salah. Makasih Arthur kesayangannya Shana!" Shana yang tadinya masih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN