R 5.2

2032 Kata

Saat Verrel sudah selesai dengan urusannya, ia pun membalikkan badan. Sejujurnya Verrel merasa malu karena Hea mendapatinya dalam kondisi kacau begini. Namun mau bagaimana lagi, memang Verrel sedang tidak baik-baik saja. Dan lagi, Verrel juga menyadari bahwa ia tidak perlu terlalu merasa tidak nyaman karena Hea melihatnya dalam kondisi begitu, kan Hea bukan gebetan Verrel. Jadi Verrel tidak perlu-perlu amat untuk menjaga image-nya. "Hea," panggil Arthur. Tanpa Verrel duga, sobatnya itu justru mengusir Hea dengan halus. Arthur meminta Hea jalan lebih dulu saja karena Arthur dan Verrel masih akan berada di sana untuk beberapa waktu. Pakai sok-sokan berkata bahwa urusan yang telah menunggu untuk Hea selesaikan pasti banyak. Makanya gadis itu tidak seharusnya mengurusi satu peserta yang mabu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN