Shana menghidupkan laptop Arthur. Dan seperti yang sudah Shana duga, untuk mengakses laptop Arthur, Shana harus memasukkan serangkaian password. Shana berdecak. Ada saja hal yang membuat Shana kesal. Namun pada dasarnya, Shana tipikal orang yang tidak mudah menyerah. Apalagi kan ia punya waktu banyak untuk mengutak-atik laptop Arthur. Alhasil Shana masih berkutat di sana dan memutar otak untuk menemukan sekiranya password apa yang Arthur gunakan di laptop itu. Shana melakukan beberapa percobaan. Namun sejauh ini masih gagal. “Beberapa rangkaian password dari tanggal lahir Arthur salah. Terus apa dong? Dia nggak mungkin pakai tanggal jadian gue sama dia buat password, kan? Gue aja lupa kapan gue sama dia jadian. Gue jamin dia juga nggak ingat. Atau ini password yang berkaitan sama peker

