Arthur harus menelan kekecewaan karena setibanya ia di rumah Cairo, ia tidak berhasil bertemu dengan orang itu. Indi yang menemui Arthur berkata bahwa Cairo sedang diajak orang tua mereka untuk pergi ke suatu tempat yang tidak Indi sebutkan. "Lo yakin dia pergi? Bukan lagi sembunyi, kan?" cecar Hea kepada Indi. Indi menganggukkan kepala dan berujar dengan nada jujur, "Beneran, Kak. Lo kalau nggak percaya masuk aja. Lihat sendiri Cairo ada di dalam atau enggak." Hea tampaknya tidak peka bahwa Indi hanya berbasa-basi. Ia justru sungguhan masuk ke dalam rumah itu. "Kamarnya masih yang dulu?" Hea tampak tidak bingung dan sudah tahu harus pergi ke mana. Ia melangkah lebar-lebar menapaki tangga yang desainnya melingkar. Sementara Arthur, pemuda itu juga mau tak mau mengekori Hea. Masa i

