Positif

1308 Kata

Alya tidak menyangka, setelah sekian lama tidak melihatnya, kini mereka dipertemukan kembali. Ia mencoba untuk bersikap tenang dan biasa saja, sementara Reyhan merasa heran, kenapa Kania bisa bersama dengan Gibran. Iya, orang yang mereka lihat adalah Gibran, mantan suami Alya. Reyhan menggenggam tangan Alya, lalu mengajaknya untuk menghampiri Kania. Sorot mata Gibran terus saja melirik ke arah mantan istrinya itu, mungkin ia menyesal karena telah menduakan Alya. Sebisa mungkin Alya bersikap tenang, begitu juga dengan Reyhan, meski dalam pikirannya banyak sekali pertanyaan yang melintas. "Reyhan, apa kabar," sapa Kania dengan tersenyum. "Baik." Reyhan pun tersenyum, begitu juga dengan Alya. Setelah itu kini mereka berempat sudah duduk, di atas meja sudah tersaji makanan dan juga min

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN