Beberapa hari belakangan Arlan merasa di atas angin. Apalagi dengan kebutaan yang Angela alami, kini ia bisa terang-terangan dan leluasa datang kapan pun ia mau untuk memeriksa kondisi kesehatan Angela secara umum sebagai asisten dokter Gabby. Dengan begitu ia bisa semakin dekat dengan Angela melalui ibunya. Sesekali ia menemani dokter Gabby untuk menjenguk Angela dan berbasa-basi menyapa Angela, walaupun Angela selalu dingin, bahkan mengabaikannya. Namun, ia tahu Angela lambat laun mulai menyadari akan kehadirannya. ‘Lihat saja, Angela, aku akan membuatmu berharap padaku dan hanya membutuhkan aku,’ gumam Arlan dalam hati seraya tersenyum manis sebelum akhirnya meninggalkan kamar Angela. Disisi lain ia melihat Andrian mulai bangkit dan kembali menata hidupnya. Laki-laki itu terus memant

