Satu minggu telah berlalu, berita tentang kedekatan Alza dan Frash masih terdengar. Bahkan Beberapa dosen juga mengetahui hal itu, tetapi mereka memutuskan untuk tidak masuk ke dalam pribadi hal orang lain. "Jadi setelah adanya pertimbangan dari atas. Bapak akan menjadi dosen tetap di sini." Ucap sang dekan. "Untuk surat keputusannya akan segera di keluarkan." "Terima kasih, Pak. Saya akan berpartisipasi untuk membangun fakultas kita ini." Ucap Frash percaya diri. "Pak Frash pasti senang, secara dia sudah mendapatkan tambatan hatinya di kampus tercinta kita ini." Goda salah satu dosen perempuan. Beberapa orang yang mendengar perkataan itu membuat kebisingan di dalam ruangan tersebut. Frash merasa malu dengan semuanya, di samping itu ia juga senang karena semua orang menganggap dia dan

