Chapter 31

1043 Kata

Kamu nggak pernah tahu, betapa berharganya seseorang Sebelum kehilangannya. Happy reading ❤ Bruk! Kanaya membanting pintu kamarnya dengan kencang setelah pertemuannya dengan Kenan. Tubuhnya meluruh ke lantai. Kedua kakinya menekuk dan wajahnya ia sembunyikan di antara lutut. Bibirnya yang pucat bergetar menahan tangis. Apa yang ia rasakan saat ini benar-benar menyakitkan. Memang nggak ada yang salah dengan hubungan ini. Dari awal Kenan datang bukan untuk mencintainya. Harusnya Kanaya sadar Kenan menawarkan hubungan tapi tidak memberikan hati sepenuhnya. Cinta yang Kenan punya masih genap untuk wanita masa lalu. Kanaya mengira pertemuannya dengan Kenan akan menyembuhkan luka. Nyatanya pria itu datang justru menambah luka yang teramat parah. Awalnya tak ada rencana untuk mencintainya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN