Chapter 32

1138 Kata

Aku terlalu melambungkan harapan yang tinggi, Hingga lupa, bahwasanya langit adalah wilayah teritorialmu. Kapan saja kau bisa menjatuhkanku sesuka hatimu. Harusnya aku sudah siap saat itu terjadi, tapi nyatanya aku tidak akan pernah siap. ✈✈✈ "Mas Ken! Coba lihat Naya punya apa?" seru Kanaya seraya menyembunyikan kedua tangan di belakang tubuhnya. "Apa hm?" "Kira-kira Mas Ken suka nggak?" tanya Kanaya dengan alis terangkat satu. Dengan ekspresi yang pura-pura berpikir keras sambil bibir yang mencebik, wajahnya nampak begitu lucu. "Apa dulu?" "TADAAA!" Kanaya mengangkat benda yang ada di tangannya ke udara. Sebuah gantungan kunci. "Ini Naya beli waktu jalan-jalan ke mal sama Gita. Pas di toko aksesoris liat ini, terus jadi kepikiran sama Mas. Yaudah Naya beli. Nih!" Kenan meraih b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN