Kanaya memutuskan untuk kembali ke butik. Kalau di rumah saja pikirannya ke mana-mana dan ia terus menerus sedih akan apa yang terjadi padanya. Lebih baik di butik, bertemu dengan karyawan dan klien dapat melupakan kesedihannya walau sejanak dari pada ia yang hanya sendiri di dalam kamar. "Loh Mbak Nay udah baikan?" tanya Gita terkejut saat melihat kehadiran Kanaya. "Udah Git, Insya Allah," jawabnya memasang senyum. Ia segera berlalu menuju ruang kerjanya. Bukannya mulai melanjutkan pekerjaan, Kanaya malah mengambil sketch booknya dan menggambar sesuatu di sana. Kanaya melukis design dress selutut dengan bagian bawah yang dibuat mekar. Warna yang ia bubuhkan adalah ice blue. Kalau nanti ia mempunyai anak perempuan, ia ingin sekali membuat pakaian untuk putrinya dengan tangannya sendi

