Kanaya merasakan nyeri di perut bagian bawahnya dan merasa tidak nyaman dengan bagian sensitifnya. Ia berjalan ke kamar mandi untuk memeriksa, dan benar saja ada bercak merah di underwearnya. Ia keluar sebentar dari toilet untuk mengambil pembalut dan memakainya, setelah itu kembali lagi ke tempat semula dan melanjutkan pekerjaannya. Sebuah panggilan video masuk, nama suaminya muncul di layar. Tanpa berpikir lagi, Kanaya mengangkatnya karena ia juga begitu merindukan suaminya dan sudah empat hari keduanya tidak bertemu. "Sayang, lagi apa?" tanya Kenan setelah mengucap salam. Kanaya tersenyum ke layar saat melihat wajah tampan suaminya. "Loh kamu masih di butik?" tanpa Kanaya jawab iya sudah tahu jawabannya apa saat melihat Kanaya berada di mana. Tempat Kanaya berada saat ini bukan lah

