Chapter 53

1015 Kata

Kanaya baru saja memasuki rumah saat matahari sudah benar-benar tenggelam di ufuk barat. Bertemu dengan temannya ia sampai lupa waktu karena obrolan ketiganya yang begitu seru. "Nay, sini," panggil eyang yang ternyata ada di ruang santai. Kanaya pun segera mendekat dan setelah itu mengecup punggung tangan eyang. "Lembur, ya?" Kanaya menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal, dan menganggukkan kepala. Ia tidak enak hati harus berbohong pada eyang. Sebenarnya pekerjaannya itu sudah selesai pukul 16.00 WIB, akan tetapi ia harus bertemu dulu dengan Zoya dan juga Devina. "Sini duduk," ajak eyang menepuk sofa bagian sampingnya, Kanaya pun menurut. "Jangan capek-capek ya, Nay." Kalau ditanya lelah atau tidak mungkin Kanaya akan menjawab tidak begitu. Pasalnya menjadi seorang design

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN