"Loh Mas Ken kok bisa ada di sini?" Kenan yang berharap Kanaya akan berhamburan ke dalam pelukannya setelah melihat kehadirannya itu terheran-heran. Pasalnya istrinya itu nampak biasa saja, bahkan malah asyik memandangi wajah laki-laki lain yang ada di handphonnenya. "Memangnya nggak boleh, Mas mau jemput istri sendiri?" Kenan malah balik bertanya. Wanita itu menggaruk tengkuknya, salah tingkah. "Boleh-boleh aja sih. Tapi kan Mas Ken capek, baru pulang banget kan dari bandara?" Kenan balas mengangguk. Ia memang lelah, tapi bukannya penawar lelahnya adalah sang istri? Makanya pria itu bela-belain langsung ke tempat ini setelah pesawatnya landing di Jakarta. "Jadi gimana? Gantengan Mas apa dia?" tanya Kenan mengulang pertanyaan awal. Kanaya nampak berpikir sejenak. "Lebih ganteng

