Kata orang kehidupan pernikahan yang sesungguhnya baru terasa setelah pulang dari bulan madu. Hari ini Kanaya merasakannya. Pagi-pagi buta dimulai dengan omelannya terhadap Kenan yang menaruh handuk basah di ranjang. Pria itu terburu-buru untuk berangkat ke bandara karena satu jam bangun terlambat dari jadwal yang sudah ia rencanakan. Apalagi alasannya kalau bukan lembur dengan sang istri? Terlebih selama satu minggu ke depan ia tidak akan pulang, sehingga keduanya harus berjauhan. Jadilah Kenan meminta kasbon jatah seminggu ke depan. Untung saja segala keperluan Kenan sudah di packing semalam. Kanaya yang mengerjakannya. Ia meminta Kenan menyebutkan benda apa yang perlu dimasukkan ke koper, dan dia yang merapikannya. Sepatu Kenan juga ia semir sampai kinclong. Ia benar-benar melakukan t

