“Widih, semangat banget bos. Mau pacaran ya?” Ronan menangkap wajah sumringah dari Gio saat waktu sudah menunjukkan jam pulang kerja. “Iya dong, udah lama nggak ketemu Sera dan gue kangen.” “Jadi gimana perkembangan sama bokap?” “Nihil. Kayaknya gue bakalan kawin lari sama Sera,” sahut Gio santai. “Hah? Lo mau nikah tanpa restu? “Iya kalau bokap gue tetap tidak memberi restu sama hubungan gue dan Sera.” “Tapi gue yakin Sera tidak akan setuju.” “Kita lihat nanti dan gue yakin dia pasti mau kok.” Jawab Gio dengan optimis. Ronan menepuk pundak atasan sekaligus sahabatnya. “Ya sudah apapun itu semoga kalian bahagia. Gue nggak bisa bantu banyak karena gue yakin kalian lebih tahu apa yang harus dilakukan demi kebaikan hubungan kalian ini.” “Thank, Bro. Gue pulang duluan ya.” “Yoi, hati

