Rain Pov' On Malam ini Radafa kembali membuat hatiku merasa dongkol. Maksudku memberitahu Radafa perihal Bagas mengajakku pergi besok itu agar dia bisa melarangku dan memiliki inisiatif untuk mengajakku pergi sehingga aku bisa membatalkan ajakan Bagas dengan memberikan alasan yang jelas. Jujur aku menyesal menerima ajakan Bagas tadi, aku sempat berpikir kenapa aku bisa semudah itu menerima ajakannya? Ah... Semuanya memang salahku. Krucuk krucuk Otakku yang pening tapi perutku yang berbunyi sekarang, memang waktu lapar yang menghinggapi diriku ini tidak tepat waktu sekali datangnya. Kini, akupun memilih untuk ke ruang makan dan melempar handphoneku ke kasur dengan pelan. Aku sudah berada di ruang makan dan sudah membuka tudung saji di meja makan. "Wah... Harum banget baunya, pasti

