Part 40 “Rain... ko lo malah ngajak gue ke kelas lagi si?” protes Megan. Kakinya ia hentak – hentakkan persis seperti anak kecil yang sedang merengek meminta balon. “Bentar lagi masuk, ingat, kita tuh udah kelas 12, bukan kelas 10 atau 11 lagi.” balas Rain. Megan mengerucutkan bibirnya, mulutnya berkomat – kamit tak jelas. Kringgggggggggggggg Bel masuk sudah berbunyi, dari arah luar terdengar jelas sekali suara riuh berpadu suara sepatu para murid yang sepertinya berasal dari kelas 10 dan 11. “Woy, yakali kita belajar.” Pekik salah satu murid di kelas 12 IPA 1. Saat para murid sedang sibuk dengan perbincangannya masing – masing, dengan tiba – tibanya Varo sudah berada di depan kelas “Tenang – tenang semuanya.” Ujar Varo setengah berteriak dengan kedua tangan yang ia gerakaan untuk

