Hari ini Rain sudah mengambil kembali handphonenya yang sempat di service karena mati. Untung saja biasa service handphonenya itu tidak terlalu mahal, jadi ia tak perlu merogoh kocek dalam – dalam. Oiya, sewaktu Rain mengambil handphonenya tadi siang, sebenarnya ia tak sengaja bertemu kembali dengan Bagas. Pas sekali saat dirinya akan pulang, tibs – tiba ada seseorang yang meneriaki namanya dan ternyata itu adalah Bagas. Namun, ketika Bagas mengajaknya untuk pulang bersama Rain langsung menolaknya dengan cara halus agar Bagas tak merasa tersakiti. Rain masih ingat betul penuturan Alya kemarin yang mengahruskannya untuk tidak merespon apa – apa tentang sikap Bagas terhadapnya, lagipula Rain juga sudah berjanji bahwa ia akan menuruti permintaan Alya. Rain hanya tak mau jika dirinya melangga

