Pacar?

1286 Kata

Selamat membaca! "Sudah ayo masuk!" Sambil tersenyum dia membukakan pintu mobil untukku. Tak hanya itu, dia bahkan membantuku mengenakan sabuk pengaman hingga membuat wajahnya sangat dekat. Membuatku merasa sedikit aneh dengan segala perhatian yang diberikannya. "Ya Tuhan, kenapa sekarang dia bersikap semanis ini denganku?" batinku bingung dalam menanggapi perhatiannya. Antara canggung dan gugup, itu adalah dua perasaan yang berbeda dan sulit untuk aku pahami. Kali ini Tuan Firdaus mengendarai mobil sendiri tanpa seorang supir yang biasa menemaninya. Entah apa alasannya, tapi sepertinya dia tak ingin di dalam mobil ada orang lain selain aku dan dia. "Kamu mau makan apa?" tanyanya sambil mulai mengendarai mobil dengan perlahan keluar dari pelataran rumah. "Saya pikir kamu sudah memiki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN