Reva kembali menghembuskan nafas kala melihat ekspresi mereka semua yang tampak terkejut mendengar ceritanya. Kini, benar-benar semuanya, bahkan Dokter Reza ikut menunjukkan wajah yang kentara tak tau akan kenyataan ini. "Bisa dibilang, dia salah sasaran untuk mengarang cerita. Aku pikir, dia belum terlalu cari tau lebih dalam tentang aku. Dia bahkan nggak tau tentang identitas aku sebenarnya." Reva menatap Ervan yang saat itu ikut mengalihkan tatapannya. Tatapan yang Ervan berikan seolah bertanya, "Lalu kenapa kamu lakuin itu sama aku?" dan Reva hanya tersenyum, kembali menatap mereka semua. "Kamu harusnya logic sama itu. Dia bukan orang bodoh yang nggak tau gimana musuhnya ninggalin jejak. Dia pasti sadar yang bikin ulah selama ini bukan kamu, tapi dia sengaja limpahin semuanya sama k

