Sang Dalang

1709 Kata

Suara familiar itu terdengar di belakang. Suara dari nama yang sedari tadi dia teriaki di ruangan ini. Bukannya mengurangi emosi, lahar di kepala Ervan makin mendidih siap meledak. Berbalik badan lalu berjalan cepat ke arah seorang pria yang hanya diam berpasrah diri di ambang pintu sana. "Bastard!" Braakk! Umpatan amarah itu disertai suara bantingan keras pada lantai, kala Ervan dengan tanpa beban melempar tubuh Zaki pada tumpukan barang-barang yang berserakan di sana. Satu kakinya dia tumpukan pada pergelangan tangan Zaki yang sontak membuat pemuda bergelar dokter itu memekik kesakitan. "Zaki!" Teriakan lain terdengar dari arah luar. Tampak sekali kilat khawatir Zaki kala melihat atensi kekasihnya ada di sana, berdiri dengan tampang takut dan kedua tangannya yang menutup mulut. Za

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN