Papa Terhebat

1230 Kata

Esha langsung berlari saat melihat Willy datang sambil menggendong Arshaka yang memeluknya. "Arshaka kenapa?" tanya Esha penasaran. Namun, sesaat kemudian Esha mengerutkan keningnya saat Arshaka menolaknya dan justru memeluk erat pada Willy. Esha pun langsung menatap Willy dengan tatapan intens. "Dia berkelahi tadi di sekolah, dan dia takut kamu marah padanya," ujar Willy "Berkelahi?" tanya Esha tak yakin, putranya tak pernah berkelahi sebelumnya. "kenapa pihak sekolah tak menghubungiku?" "Mereka menelponmu, tapi tak kamu angkat, karena itulah mereka menghubungiku," ujar Willy menjelaskan. Esha pun mengerutkan keningnya lalu mengambil ponsel di saku blazernya. Rupanya ponsel itu ia silent sejak tadi meeting dengan klien. Esha lalu menghela nafasnya menyesali keteledorannya, tapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN