Bab 15-Kopi Hitam

1150 Kata

"Ada hubungan apa antara lo sama Dinda?" tanya Putra dengan sorot mata yang tajam, sementara Satriyo hanya menelan ludahnya. Lelaki berambut gondrong itu sedang memutar otak untuk mencari alasan yang tepat. Dia tidak mungkin tega merusak kebahagiaan abangnya. Karena yang dia tahu, kehidupan rumah tangga Putra dan Dinda sangat bahagia. "Ehm, itu ... tadi kakak ipar cuma ngajak gue ngobrol. Habisnya dia sendirian nggak ada teman," jawab Satriyo berkilah. "Lo jangan keganjenan sama istri gue," tegas Putra sambil mengepalkan tangan di sisi tubuh, rahangnya mengeras memancarkan kilat kemarahan. "Iya, iya, maaf. Istri lo memang cantik, tetapi gue tahu diri. Gue cuma adik iparnya. Lo jangan sampai nyakitin dia. Ingat itu," balas Satriyo seraya berlalu meninggalkan Putra. Dia tak mau kena bog

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN