[We need to break up]. Begitu kata-kata yang Sherry tuliskan di pesannya. Mata Dimas memanas membacanya. Bagaimana tidak, baru saja Sherry menerima cintanya, namun dalam hitungan hari kebersamaan itu musnah. Dimas tidak mau kehilangan cintanya. Dimas memang belum tahu alasan Sherry menulis pesan itu. Namun besar keyakinan Dimas bahwa penyebabnya adalah sang kakak sudah membongkar hubungan persaudaraan mereka. Dimas mencoba menelepon Sherry. Hasilnya nihil, tidak diangkat. Akhirnya Dimas memutuskan untuk mengirim pesan. [Sayang, apa maksud kamu? ~Dimas]. Dan pesan itu pun diabaikan. Di negeri Sakura, Sherry menyibukkan diri dengan mengikuti konferensi dan menjadi pemakalah salah satu diskusi panel di konferensi tersebut. Ponselnya sengaja ia abaikan karena tahu pasti Dimas menghubungi

