25. Stella Berulah

1818 Kata

Stella melangkahkan kakinya menuju suatu ruangan di kampus. Suatu high heels bergema di lorong Gedung A. “Lho? Stella? Ngapain kamu di Gedung jurusanku?” Suara Rakha menyapa Stella karena gadis itu bukan mahasiswa jurusan yang sama dengan Rakha. “Bukan urusanmu!” sahut Stella ketus. Ia lalu mencari ruangan bertuliskan Sherry Queensha Manggala, M.Sc. Ya, Stella hendak menemui Sherry. “Ngapain dia nemuin Bu Sherry?” gumam Rakha yang melihat Stella masuk ke ruangan Sherry. Tok tok tok. Suara pintu ruangan diketuk “Silakan masuk,” sahut Sherry dari dalam ruangannya. Dia masih menunduk memeriksa beberapa draft skripsi milik mahasiswanya sehingga belum mengetahui siapa yang datang menemuinya. “Selamat pagi Nona Sherry,” sapa Stella dengan nada mengejek. Sherry menengadahkan wajahnya mel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN