"Lo udah masuk lagi, Rei? Wah, bagus. Mending lo duduk di sini aja, lagian kelas masih dimulai sejam lagi kan? Kalau lo ke atas sekarang yang ada lo malah ketemu yang nggak lo kenal, mending di sini aja sama kita. Manyu belum datang sih ini, tapi nggak papa. Lo jangan takut, kita di sini nggak bakalan ngapa-ngapain lo kok. Kita juga baik sebelas dua belas seperti Manyu. Beneran, Rei! Suer!" ucap Rama dengan tersenyum sambil mengacungkan jari telunjuk dan tengahnya. Sedangkan, perempuan itu tersenyum kecil. Dia malu, terlebih awalnya tidak begitu akrab dengan mereka semua. Sedikit canggung untuk bercengkrama. Di sana hanya ada Rama, Ghani dan Fani, belum ada Gendhis dan Abimanyu. Sedikit membuat Reina menjadi gugup, dia hanya diam di samping Rama. Berdiri seperti batu. "Oh iya, Rei, lo sel

