A 83 - PENGAKUAN (pov)

2305 Kata

Sore ini jadwalnya aku menjadi sopir untuk mama, beliau mengajakku untuk menemani belanja keperluan rumah. Sudah habis semua. Sambil menunggu mama memilih, aku memutuskan untuk memutari bagian jajan. Mencari rak favoritku yang sudah menjadi tempat wajib harus aku kunjungi bila belanja bulanan seperti ini. Sembari menyisir deretan makanan ringan beraneka warna bungkusnya tersebut, pandangan mataku malah jatuh pada seorang anak perempuan yang berkaca-kaca mencari mamanya. Kasihan. Aku mendekatinya, dia nampak memundurkan langkahnya. Ketakutan melihat orang asing. “Kamu kenapa sendirian di sini, Dek? Mana mamamu? Kamu ketinggalan ya? Mau kakak antar nyari mama nggak? Nama aku Abimanyu, kamu siapa? Jangan takut sama aku ya, Manyu nggak jahat kok.” Aku tersenyum, tanganku terangkat mengusap a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN