A 85 B - RENCANA?

2079 Kata

“Fisya itu anak siapa?” tanya laki-laki yang memiliki tatapan tajam layaknya seekor burung elang. Nyali wanita yang berada di hadapannya tersebut seketika menciut, dia takut bila mendapatkan tatapan seperti itu dari seorang laki-laki. Dia merasa terintimidasi dari pihak lawan, dinding pertahanannya belum begitu kokoh. Sering roboh bila tersapu angin. “Kenapa kamu bertanya seperti itu? Dia anakku! Aku yang melahirkan dia dan aku juga yang mengandungnya selama sembilan bulan. Dan satu lagi, aku yang membesarkan dia sendirian. Ayahnya tidak pernah sudi bertanggung jawab atas Fisya. Apa lagi yang ingin kau tanyakan kepada aku? Apa kamu belum puas mendapatkan jawaban yang demikian dariku?” jawabnya dengan menahan tangan dan kaki yang sudah gemetar. Dia tak mampu menyembunyikan ketakutannya, t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN