setelah dokter Andri memutuskan untuk membatalkan pertungan nya, setelah semua media menyebarkan sampai ke pelosok negri, dokter Andri mengajak aku untuk menikmati kota Bogor berdua, aku mengenang hal hal yang kemarin ku lakukan, memaki dokter Andri yang ku pikir dia sejahat ini, namun setelah aku mengetahui faktanya aku malu sendiri. setidaknya jeda itu membuat kami semakin tahu, bahwa perasaan diantara kami tidak bisa di bohongi, ada rindu dan cinta di hati kita masing masing, namun siapa yang akan lebih dulu mengutarakannya? aku atau dokter Andri. jika kami siap untuk berkomitmen kurasa lebih baik kami saling jujur atas perasaan kami, tapi aku tidak tahu? apa aku boleh mencintainya? meski kurasa tentang Gaga dan Panji masih teringat di kepala. "Al, saya tidak suka di khianati, saya ti

