Chapter 9

1211 Kata
Paginya Fira terbangun karena sesak di bagian perutnya, sesuatu menimpanya. Saat mencoba berbalik badan, ada pergerakan dan desahan. Fira tersenyum melihat ke arah belakangnya, ternyata Ken sedang tidur sambil memeluknya. " Ehm... Morning babe... ", sapa Ken dengan suara khas bangun tidurnya " Morning sayang... ", balas Fira Mereka saling memberikan morning kiss, dan berpelukan. Flashback on Ken baru saja sampai di villa nya, ia buru-buru masuk kamar untuk menemui kekasihnya itu. Ken mendengus melihat Fira sudah tertidur pulas di atas ranjang. Ia ingin memberikan hadiah untuk Fira, namun sayangnya Fira sudah terlelap. Akhirnya Ken juga merebahkan diri di ranjang, tidur tepat disebelah kekasihnya itu. Dan hadiah yang dibawa Ken diletakkan diatas nakas. Flashback off " Ken, apa ini? ",tanya Fira sembari memegang sebuah paper bag berlogo Channel " Ehm... Buat kamu babe, buka aja. Semalem kamunya udah tidur, jadi aku taruh situ ", " Eh... Hehe.. Kemarin capek habis shopping sama temen-temen. Wow... Ini kan tas baru aja keluar itu, Ken... Bagusss.. Makasih yaa... ", " Hmm, kiss nya mana?? Masak cuma makasih doang ", " Hehehehehe.... ", Cup.... Ciuman mendarat di bibir Ken sekilas Ken tak melepaskan kekasihnya begitu saja, ia menarik tangan Fira hingga terjatuh diatasnya. Ken kembali mencium Fira lebih dalam, Fira juga membalas ciuman Ken. Namun saat ciuman itu berlanjut, tiba-tiba Fira berhenti dan mendorong Ken agar tak meneruskan kegiatan mereka. " Kenapa babe? ", tanya Ken " Aku lupa ada kelas pagi ,sayang! Aku mandi dulu ya.... Ini hari pertama aku tau!! ... Kamu ga kuliah apa?? ", " Kelasku masih nanti jam 10.00, kamu berangkat sendiri gapapa ya? ", " Iya gapapa, nanti aku mampir ke kosan temen-temen buat berangkat bareng ", " Emang muat mobilnya? Kalian berempat kan?", tanya Ken heran " Ga muat lah, si Mei sama Sinta naik motor ojek, kasihan tau ,yang!!", " Ehmm.. Ya udah besok kamu pake mobil yang lain aja, nanti selesai kelas kasih kabar ya, ikut aku keluar ", " Ehm ... Oke sayang... Tas nya langsung aku pake ya... Bagus ... Hehe ", " Iya...", Fira menyiapkan kebutuhannya untuk kuliah, sedangkan Ken kembali menarik selimut dan tidur. Sekarang Fira sudah siap pergi ke kampus, ia berpamitan pada Ken namun hanya dijawab dengan dehaman saja. *** Fira melajukan mobil sportnya menuju ke kosan Lila ,disana sudah ada Mei dan Sinta yang menunggu. " Yuk berangkat, kelasnya dimulai 15menit lagi nih ", ucap Mei " Oke, ketemu di kelas apa dimana entar?? ", tanya Sinta " Tunggu depan kantin seni budaya aja lah ", sahut Fira Mereka berangkat menuju fakultas seni budaya untuk memulai mata kuliah pertamanya. Sesampainya di kelas ,seperti biasa mereka pasti ada di dalam satu baris tempat duduk, dengan Fira yang berada di belakang, sedangkan ketiga temannya berada dideretan depannya. Mereka tau bahwa Fira termasuk murid pintar karena bisa lolos melalui jalur prestasi, tak seperti ketiga temannya yang menggunakan jalur umum. Jadi tak masalah jika Fira duduk di barisan belakang. " Matkul kedua jam berapa? Lupa ga bawa jadwal nih! ", bisik Sinta ditengah mata kuliah berlangsung " Ehm, kayaknya masih dua jam an lah setelah matkul ini", jawab Mei Fira tak menggubris temannya yang mengobrol, karena buat Fira saat dikelas ia harus fokus pada mata kuliahnya. Itulah kenapa Fira bisa menjadi pintar ,ia bisa membedakan antara waktu mengobrol santai dengan serius. " Okay class, I'll give you a homework ", ujar Miss Ningsih (Dosen Matkul Bahasa Inggris) " Huuuuu..... It's a first time ,Miss!! ", teriak seseorang protes dengan tugas yang diberikan Fira hanya terdiam mengiyakan tugas yang diberikan, tak seperti yang lain protes. " Ra... Fira... Ssttt ni anak ya... Budek apa pura-pura budek sih!! ", panggil Lila " Hmm ,why? ", " Aku ga begitu pintar bahasa inggris, habis kelas ajarin ya...?? Please!! ", " Oke, imbalannya makan siang kamu yang bayarin ", " Oke! ", Mereka melanjutkan kuliah hingga selesai jamnya. Saat selesai kuliah, Fira melihat kearah ponselnya. Ada dua pesan dari Ken. ' Babe, aku tunggu di kantin kampus kamu! Buruan sini!! ' ' Jangan lama-lama sayang, aku kangen tau!! ' , Fira tersenyum membaca pesan dari kekasihnya. Hingga ia terkejut saat Mei menepuk pundaknya. " Woi, ngapain senyum ga jelas? ", " Heh.. Hehehehe... Aku ke kantin dulu ya?", " Barengan aja kale! Buru-buru amat sih! ", " Ya udah buruan , kalo ga aku tinggal nih!", Mereka berjalan menuju kantin fakultas, mata Fira menyusuri setiap sudut kantin mencari keberadaan Ken disana. Ia menemukan Ken sedang berbincang dengan wanita yang tak ia kenal. Tanpa menanyakan kebenaran, Fira duduk bersama teman-temannya menjauhi Ken. Ken yang sadar kekasihnya sedang cemburu akhirnya menghampiri Fira. " Sayang, kok duduk sini sih. Kesana yuk! ", bujuk Ken " Aku sibuk belajar, kamu terusin aja disana ", " Astaga Babe, justru aku ajak kamu kesana karena ada hal penting!, udah deh jangan mulai lagi!", " Siapa Ra? ", tanya Sinta " Kalian temennya Fira ya? , hi aku Ken pacar Fira ", " Oh ini toh cowoknya Fira... Hai aku Mei ", sahut Mei yang langsung menyambar tangan Ken " Stop, kamu ada urusan apa sih?!", sahut Fira kesal Tanpa bertanya ,Ken menarik tangan Fira menuju tempatnya duduk tadi. " Maaf mbak nunggu lama, ini Fira pacar aku, katalognya tadi tunjukin ke dia ya mbak, biar milih sendiri ", " Ow iya ,dek. Hi Fira, aku mbak Anna. Aku sales mobil yang dihubungi Ken ,katanya kamu butuh mobil yang muat sekitar empat orang ya? ", " Eh.. Emm.. Iya.. Ken apa-apaan ini?", " Udah kamu liat katalognya trus kamu pilih, nanti mobil yang kamu bawa di ambil sama mbak anna, sedangkan kamu pulang sama temenmu pake mobil yang dikirim mbak anna kesini", " Ken.... ", " Iya tau... Sama - sama babe... Aku dahbpernah bilang kan, semua yg aku lakuin itu buat kamu, aku kerjabjuga buat kamu sayang.. ", " Ini dek diliat dulu sapa tau ada yang cocok sama kamu ", sela mbak Anna " Eh iya ,mbak... Aku liat dulu ya ", Di sisi lain. " Asem kan, katanya mau ngajarin aku malah ketemuan sama cowoknya ", omel Lila " Udah ,entar juga balik sini anaknya. Emank belajar apa sih!?", tanya Sinta " Matkul tadi, aku ga ngerti sama sekali, hehehe ", " Buset dah... Sini sama aku aja! ", ujar sinta sambil mengambil buku milik Lila Back to Fira dan Ken. " Yang, Brio aja ya... Hehe kayak punyaku pas SMA... ", " Serius mau pake Brio lagi ,babe? ", " Iya, aku ga nyaman kalo mobilnya yang mahal-mahal ", " Ya udah. Mbak Anna ada Brio? ", " Ada ,dek. Mau warna apa? ", " Warna apa Yang? ",tanya Ken " Hmm yellow ada Mbak?? ", " Ada, deal nih Brio? Ga mau yang lain? ", " Iya ,mbak. Itu aja cukup buat aku ", " Oke, aku telepon orang showroom buat kirim mobilnya kesini sekarang ", " Makasih", " Babe, kamu lanjut sama temenmu ya?, aku ada kelas bentar lagi, aku tinggal gapapa kan? ",ucap Ken " Hmm iya, hati-hati ya Yang!, makasih buat hari ini ", Cup... Ciuman mendarat di bibir Ken " Iya.. Mbak Anna ,aku duluan ya.. Makasih... ", " Sama-sama Dek ", Ken meninggalkan Fira dengan Mbak Anna disana. Selang 15 menit sebuah mobil Brio datang dan membawa Mobil Sport milik Fira yang dipakainya tadi.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN