Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, akhirnya Sihan kembali ke pelukan Aldo, Afrin, dan Saga. Bukan hanya itu, untuk pertama kali Sihan bertemu dengan kakak iparnya, namun sayang sekali jika sikembar tidak ikut. "Haura sama Hairuz gak ikut yah? Padahal mau kucubit loh pipinya, aduh ... Gak sabar jadinya, hehehe," ucap Sihan. Saga takjub dengan perubahan Sihan, mulai dari paras, bentuk tubuh, dan juga gaya berbicaranya itu berbeda sekali. Seperti Sihan yang lainnya, tidak sama seperti dulu yang sering marah - marah dan juga merengek manja. Saga terkekeh, dirinya baru sadar jika Sihan sudah dewasa. "Widih, tambah ganteng aja lo, Bang." Mendengar ucapan Sihan barusan, membuat pujian - pujian tadi menghilang seketika, memang ada perubahan, tapi sedikit. Sebagian besar dari gaya berbi

