Mengobati Eagan secepat mungkin, itulah yang dilakukan oleh Sihan sekarang. Gadis tersebut kembali ke kelas dan mengambil selembar kapas. Mendapatkan apa yang ia cari, Sihan berlari menuju luar sekolah dan melihat Eagan yang berdiri santai di depan sana. "Nih kapas buat nutupin hidung lo," ujar Sihan memberikan kapas ke Eagan. Eagan menolak kapas tersebut sembari tersenyum manis. "Sayang, ngapain repot ngambil kapas, sih?" Dengan wajah yang tidak berdosa Eagan menanyakan hal tersebut. "Eagan!" teriak Sihan. Segera Eagan menutup mulutnya, dikarenakan bisa bahaya jika banyak orang yang mengiranya melakukan hal yang tidak-tidak ke cewek tersebut. "Udah, jangan ngambek. Sekarang kita pulang, gue yang anter," putus Eagan dan tidak ingin mendapat penolakan. Selesai mengantar Sihan, Eaga

