Hari-hari pun berlalu walaupun backstreet hubungan Siska dan Jack semakin dekat dan harmonis. Tanpa di ketahui Jack juga dekat dengan Angel si adik tiri siska. Walaupun mereka hanya berhubungan melalui chat dan video tapi mereka cukup dekat tanpa di sangka angel mempunyai perasaan lebih kepada kekasih siska tersebut beda dengan Jack, Jack hanya main-main dengan angel. Mereka selalu video call di belakang angel.
Waktu terus berlalu sampailah tiba Waktunya Siska tamat SMA sementara Jack sudah tamat setahun yang lalu. Saat ini Jack di terima kerja di Singapore selama setahun Jack dan Siska LDR. Setelah tamat Siska tak berniat kuliah karna dia penat dengan pelajaran, Tapi ayah siska meminta siska untuk kuliah.
“ Siska kamu kan sudah tamat papa mau kamu kuliah di universitas terbaik kamu bisa memilih dimana pun kamu mau “ Ucap papa siska
“ Gak perlu pa siska ga perlu kuliah siska capek mau istirahat aja dulu lalu mau kerja “ Balas siska
“ Kerja kamu bilang ? buat apa kamu kerja lagi sama orang siska kamu bisa langsung buka usaha lanjutkan usaha papa, dna kamu kuliah agar kamu punya gelar dan kamu juga bisa di handalkan “ jawab papa siska setengah marah
“ Gak , tolong pa jangan paksa aku ikutin kehendak papa selama ini papa juga gak pernah peduli sama aku yang ada di pikiran papa Cuma perempuan Iblis ini bukan aku dan papa tidak pernah ada untuk aku “ Jawab siska marah sambil menunjuk istri sang papa.
“ Siska kamu jangan kurang ajar ya , dia itu mama kamu juga jangan kamu perlakukan dia seperti itu “ ucap papa siska
“ Dia bukan mama aku tapi dia adalah perempuan iblis yang datang ke dalam kehidupan kita dan merusak hubungan keluarga kita ! Perpisahan antar papa dan mama itu benar-benar membuat aku sakit hati pa tapi kalian masih berhubungan baik walaupun sudah pisah dan kalian mengurus aku dan santi dengan kompak tapi semenjak perempuan ini masuk ke dalam kehidupan papa, papa berubah drastic bahkan papa mulai menjelek-jelekkan mama hanya karna mulut busuk si iblis ini yang ngomong ! “ Ucap siska marah besar
“ Itu memang mama kamu yang salah tapi kamu bukan melihat keseluruhannya kamu hanya melihat sebelah pihak jangan kamu terlalu kurnag ajar seperti ini SISKA “ bentak papa siska.
“ Sudah lah pah jangan lagi memarahi siska kasihan dia “ Ucap aprilia istri sang papa
“ Halahh b*****t sekali omongan kau iblis kau berpura-pura membela aku di depan aku tapi di belakang aku kau kompori papa agar papa membenci aku mama dan santi tapi di belakang papa kau menjelekkan papa bahkan kau membahas asuransi papa yang tak ada nama mu itu, kau masuk ke dalam hidup papa hanya untuk jadi BENALU yang numpang hidup di keluarga orang ! “ Amuk Siska ke Aprilia
*FlashBack On*
Siska telah sampai di Bandara Soekarno Hatta ia hanya di jemput oleh supir pribadi nya karna ia juga tak mengabarkan kepada papanya kapan ia pulang ke Jakarta ia hanya mengatakan bahwa ia akan segera kembali ke Jakarta. Ia berniat untuk memberikan surprise ke papanya karna itu ia menghubungi supirnya untuk menjemputnya.
Setelah Sekian tahun tak kembali ke Tanah Air ini kali pertama Siska menginjakkan kakinya di kota Jakarta. Terakhir kali siska pulang ke Jakarta waktu kelas 1 SMP dan sekarang ia duduk di kelas 2 SMA. Bahkan pada saat papanya menikah lagi ia juga tidak datang karna ia dan adiknya sama sekali tidak di beritahu, ia di beritahu pada saat papanya honeymoon bersama sang istri , ini yang membuat Siska membernci istri sang ayah.
Siska melamun sejenak , ia kembali mengingat kisah-kisah sakit yang ia alami saat perceraian orang tuanya. Di saat sedang melamun supirnya pun mendatanginya.
“ Non Siska ya? “ ucap pak supir yang membuat siska terkejut.
“ Eh…I-iya pak, bapak buat saya terkejut saja “ ucap siska
“ Maaf non saya ga sengaja, ini semua barang non yah ? “ ucap pak ujang sambil menyusun barang milik siska
“ Iya pak tolong bantu bawa ke mobil ya pak “ Perintah siska
“ Baik non : turut pak ujang sambil membawa barang milik siska ke mobil dan membukakan pintu untuk siska
“ Silahkan masuk non “ Ucap pak ujang
“ Terima kasih pak “ Jawab siska ia pun masuk ke mobil, Pak ujang menutup pintu dan langsung mengambil posisi kemudi
Mobil pun berjalan ke rumah Papa siska. Sekitar hampir satu jam perjalanan akhirnya mereka pun sampai di perumahan elite dan siska pun sampai di rumah Papanya. Pada saat sampai di rumah Papanya siska masuk diam-diam ke dalam rumah ia berniat memberikan surprise ke papa nya. Akan tetapi kenyataan yang terjadi tak sesuai seperti ekspetasi nya. Pada saat masuk ke dalam rumah ia mendengar percakapan antara Papanya dengan ibu tirinya di ruang makan, dan itu membuat dia benar-benar marah.
“ Palingan juga mama nya sibuk dengan banyak lelaki makanya gak bisa ngurus makanya siska balik ke sini , yah mama nya juga palingan yang hasut siska untuk membenci aku makanya siska ga pernah sopan ke aku pa , padahal sejak dulu aku juga tidak apa-apa kalau harus ngurus siska “ ucap sang ibu tiri
“ Yah sepertinya ibunya memang tidak cocok untuk mengurus anak, nanti pun kalau bisa santi aku mau bawa ke sini aja ma “ Ucap sang papa marah
“ Kalau santi pasti di urus pa kan memang ibu nya Cuma sayang sama santi ga sayang sama siska “ Balas si ibu tiri
Mendengar percakapan kedua nya siska pun langsung panas dan mukanya memerah ia pun langsung masuk ke ruang makan tempat papa dan ibu tirinya ngobrol.
“ Aku datang pa “ ucapnya sambil memeluk papanya.
“ Eh nak kamu kenapa ga bilang kalau kamu hari ini sampai kan biar papa sama mama jemput kamu “ Ucap papanya
“ Surprise buat papa hehehehe “ ucap siska sambil menahan amarah di hatinya. Lalu ibu tirinya pun berdiri berniat memeluk siska
“ Sayang mama seneng banget kamu sudah sampai dengan selamat “ Ucap mamanya sambil berdiri namun siska langsung pamitan dengan papa nya
“ Pah aku masuk dulu yah ke kamar capek banget pah aku mau bersih-bersih terus tidur pah , oh iya kamar aku masih yang lama kan pah ? “ Tanya siska tanpa melihat ibu tirinya. Sedangkan ibu tirinya langsung diam dan pura-pura sedih di depan papanya siska
“ Iya nak kamar kamu masih yang lama, itu mama kamu mau peluk siska “ Ucap papanya
“ Aku capek pa mau istirahat dulu “ Balas Siska malas , dan ia pun langsung naik ke lantai 2 dan masuk ke kamar nya
“ Tu kan pah pasti sebelum kesini dia di hasut-hasut dulu sama mama nya untuk ga sopan sama aku “ Ucap si ibu tiri
“ Nanti papa bicara sama dia ma “ Balas sang ayah .
Sesampainya Siska di kamar nya ia meluapkan amarahnya di kamar dan ia berjanji suatu saat akan meledakkan ini smua di depan ibu tirinya dan ayahnya.
*FlashBack Off*