50- Surprise

999 Kata

Sudah dua hari ini Faazil selalu menghabiskan waktunya di kantor sampai larut malam. Setelah malam tiba ia baru pulang ke rumahnya dan langsung tidur. Ia terus menyibukkan dirinya sendiri demi melupakan sejenak rasa sakitnya. Walau ketika akan menjelang tidur ia selalu teringat kembali akan rasa sakit dalam rongga dadanya. Apalagi ranjang sebelahnya yang selalu kosong. Terkadang ia membayangkan jika Luisa berada disampingnya, berbaring sambil menatapnya seperti biasa setiap kali ia bangun tidur. Sayangnya semua itu hanya khayalan semata. Pagi-pagi sekali Faazil sudah berada di ruangannya dan mengerjakan apapun yang bisa ia kerjakan. Sayangnya pekerjaannya sedang tidak terlalu banyak. Hampir semua telah ia selesaikan termasuk pengelolaan perusahaan milik Luisa yang ia pegang sampai nanti a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN