Memang yang namanya cinta kadang datang terlambat. Bahkan sangat terlambat dan terkadang tidak ada kesempatan. Seperti yang Faazil rasakan kini. Ketika beberapa bulan memendam perasaannya sendiri dan terbelenggu dengan rasa bersalahnya. Kini ia harus siap-siap untuk kehilangan Luisa, wanita yang membuatnya jatuh cinta untuk pertama kalinya. Semua kesalahannya di masa lalu membuatnya harus menelan pil pahit yang kesekian kalinya, yaitu kehilangan orang yang ia cintai. Jika memang ini sudah keputusan Luisa dan mampu membuat wanita itu bahagia, Faazil akan berusaha untuk ikhlas meskipun hatinya berat. Mungkin Faizal memang pria terbaik untuk Luisa. Pria itu sama sekali tidak pernah menyakiti istrinya dan Luisa pun terlihat nyaman bersamanya. Faazil cemburu? Jelas. Apalagi kini ia harus pasra

