Happy Reading . . . *** Pandanganku tiba-tiba saja langsung menjadi kosong di saat seorang pria paruh baya yang tidak lain adalah dokter yang menangani Grey sedang menjelaskan mengenai bagaimana kondisi pria itu setelah ditangani beberapa saat lalu. Setelah Grey yang tidak sadarkan diri di restauran dimana rencana makan malam bersamanya itu menjadi gagal, aku langsung membawa Grey ke rumah sakit dan menemaninya semenjak di ambulans hingga berada di rumah sakit ini dengan perasaan gelisah dan penuh rasa khawatir. Namun kini, setelah beberapa jam aku menunggu Grey yang sedang ditangani oleh tim medis di ruang tunggu dengan perasaan campur aduk yang tidak bisa aku gambarkan, seorang dokter yang menangani Grey menjelaskan kepadaku bahwa kondisi pria itu semakin terus memburuk. Dokter itu

