Happy Reading . . . *** "Sepertinya, sejak tadi rupanya kau memiliki mata-mata yang sedang mengintaimu di sana." Ucapan Tim yang semula membuatku sempat berpikir dan mengernyitkan kening untuk memikirkan maksudnya itu, tiba-tiba saja langsung mengetahui artinya di saat aku mengikuti arah pandangan Tim yang mengarah ke posisi di belakang tubuhku yang rupanya di sana terlihat sosok Joe yang sedang bersembunyi di dekat pot besar dengan tanaman besar yang terletak di sudut restauran dan mengintip dimana posisiku dan juga Tim sedang melakukan makan malam bersama ini. "Biarkan saja. Anggap saja itu adalah penggemar yang sedang mengikuti kita." "Aku tidak keberatan jika ia ikut malam dengan kita di sini." "Tidak perlu. Biarkan saja dia di sana. Aku sedang ingin memberikan balasan yang

